Desain yang unik dan menarik akan dimiliki oleh rumah minimalis 2 lantai jika desain rumah minimalis tersebut dirancang dengan sangat baik dan mempertimbangkan beberapa hal. Untuk membuat desain hunian minimalis biasanya seorang arsitek akan bertanya terlebih dahulu kepada pemilik rumah tentang apa saja kebutuhan ruang yang ada didalam sebuah rumah, bagaimana tentang desain arsitektur baik interior ataupun eksteriornya, dan juga interior seperti apa yang diinginkan oleh pemilik rumah. Setelah arsitek tersebut mengetahui semua data tentang ukuran tanah dan semua keinginan pemilik rumah maka barulah dirinya akan mulai membuat desain hunian minimalis.

Sebelum arsitek tersebut membuat desain hunian minimalis maka adanya beberapa hal yang harus diperhatikannya seperti :

  1. Mendesain Penempatan Tangga

Tangga penempatannya harus benar benar didesain pada posisi yang terbaik pada bagian rumah. Karena jika tangga tersebut salah penempatannya maka akan memberikan efek yang kurang nyaman pada rumah atau akan terkesan seperti terputus antara bagian rumah lantai 1 dengan rumah lantai 2.

  1. Menata Dengan Baik Sirkulasi Dan Tata Cahaya Alami

Sirkulasi yang berasal dari udara bebas merupakan satu hal yang sangat penting supaya tetap nyaman dan sehatnya suhu yang ada didalam rumah. Terlebih bagi rumah yang tidak menggunakan AC secara keseluruhan. Meski begitu bagi sebuah rumah yang full AC, sirkulasi udara tidak akan terasa jika terjadi pemutusan aliran listrik. Sehingga keberadaan udara alami sangat penting, dan ini juga yang menjadi alasan pada rumah minimalis 2 lantai harus ada sirkulasi udara alam sehingga akan dapat berkurangnya kelembaban ruang dan bangunan. Jika sirkulasi udara kurang maka akan menyebabkan bangunan terlalu lembab sehingga akan lebih cepat rusaknya rumah dan kurang sehat.

  1. Menentukan Struktur Bangunan

Arsitek juga harus menentukan struktur bangunan untuk model rumah minimalis 2 lantai yang kuat dan harus mampu menahan beban yang terjadi dilantai 2 rumah dan termasuk didalamnya terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi. Oleh karena itu harus dibuatnya bangunan rumah minimalis 2 lantai dengan struktur yang sudah difasilitasi dari kemungkinan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan.

  1. Membuat Sistem Sanitasi Yang Baik

Arsitek juga harus membuat sistem sanitasi yang baik untuk model rumah minimalis 2 lantai yang difasilitasi pendukung rumah seperti kamar mandi atau WC yang berada dilantai 2. Supaya tidak bermasalah dikemudian hari maka harus didesain dan dikerjakan secara seksama. Sebagai contoh adanya perpaduan antara desain interior rumah minimalis dengan pipa pipa pendukung fungsi mekanikal yang ada didalam rumah minimalis yang akan diekspose sebagai interior rumah. Antara arsitek dan Mekanikal engineer harus bisa bersatu dan saling melengkapi jika kamu menginginkan perpaduan seperti diatas.

Didalam mendesain sebuah rumah maka alangkah baiknya memang harus memiliki gambaran dan pemahaman tentang apa apa saja yang menjadi tujuan didalam mendesain sebuah bangunan. Dengan menerapkan poin poin diatas maka diharapkan akan dapat dihasilkannya sebuah desain yang memiliki konsep yang kuat dan juga jelas. Dan pastinya akan terhindar dari bias yang akan membuat sebuah bangunan kehilangan jati dirinya. Pada intinya jangan pernah lupa untuk melibatkan peran arsitek didalam setiap perencanaan pembangunan mulai dari proses merancang hingga ke hal hal detail interior yang ada didalam rumah.

4 Hal Yang Harus Diperhatikan Arsitek Sebelum Mendesain Rumah Minimalis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *